
“Ih bagus banget, pingin jadi kayak mereka.”
“Eh? Ngapain? Tampil bentar doang tapi latiannya lama banget. Capek tau.”
“….”
Kadang kita terlalu mendengarkan komentar orang lain dalam menjalankan kehidupan kita. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun kita harus pintar dalam memilah mana yang omongan yang perlu didengarkan. Misalnya ketika akan pergi ke pesta, kita perlu mendengarkan pendapat orang lain agar menjadi lebih percaya diri. Tapi tidak berlaku untuk hal yang menjadi interest kita.
Ketika kita menginginkan sesuatu, seringkali kita terhalang oleh kemalasan kita sendiri. Misalnya ingin menjadi valedictorian, tetapi suka bolos, akhirnya gagal. Padahal sebenarnya mampu, namun lebih memilih untuk tidak mengikuti alurnya.
Padahal, semua yang sukses membutuhkan waktu. Sebut saja, misalnya, acara pameran, usaha startup, dan entertainer. Dibutuhkan persiapan yang banyak untuk menggelar sebuah pameran. Dibutuhkan etos kerja yang tinggi agar tidak mudah menyerah di tengah jalan yang panjang dalam mengembangkan startup. Dibutuhkan banyak pengorbanan dan latihan untuk dapat memuaskan penonton.
![]()
Tidak ada yang instan.
Bahkan mie instan pun perlu dimasak lebih dahulu agar dapat dimakan.
Dengan menetapkan tujuan yang jelas dan disertai dengan etos kerja yang tinggi, bukan tidak mungkin keinginanmu terwujud. Mungkin memang perjalanan tidak selalu mulus, ada kalanya mengalami kegagalan. Namun hal tersebut bukanlah akhir dari segalanya. Ambil sebagai pelajaran, agar tidak terjatuh di lubang yang sama.
A smooth sea never made a skilled sailor.
Terus berusaha dalam menggapai mimpi dan jangan lupa berdoa agar cita-citamu terkabul!
